Kamis, 08 November 2012

Rabu, 07 November 2012

Soal tugas Kelas XI SMK PSM 1 Kedunggalar

untuk kelas 2 smk psm silahkan kerjakan tugas seperti di tautan ini dan kirim ke email saya (dhodikk@gmail.com)  http://www.ziddu.com/download/20824224/MudahnyabelajarkomputerdiSMKPSM1Kedunggalar.doc.html





Mudahnya belajar KOMPUTER di SMK PSM 1 Kedunggalar

M

icrosoft Word adalah program aplikasi pengolah kata (Word procesor)yang paling banyak digunakan di pasaran.Diantaranya adalah Microsoft Word  versi 2003 atau yang terkenal dengan nama  MICROSOFT Word XP.



Dalam

 mengetik, kita terkadang melakukan kesimpulan perintah sehingga data terhapus atau berubah .Untuk mengembalikan teks yang terhapus atau mengembalikan data ke bentuk semula menggunakan tombol Undo atau bisa juga menggunakan keyboard dengan menekan Ctrl +Z


 

font castellar,superscrib
                        subscrib









           













Internet Masuk Dapur
   

Text Box: D



 Internovela untuk ibuiera on-line saat ini manusia cenderung selalu berusaha untuk tetap berhubungan dan dapat dihubungi dimanapun mereka berada.Bahkan saat memasak didapur.Maka sebentar lagi para netter tidak perlu tergesa – gesajika sedang memasak.sebab, peralatan dapur mereka akan dilengkapi dengan kemampuan koneksi internet.
Text Box: T
iga perusahaan besar General Elektrik ,whirpool dan Thalia,baru – baru ini memperkenalkan protetip peralatan dapur cyber mereka.Berbagai peralatan dapur tersebut dapat  sekaligus dipergunakan untuk meng-acces internet , melalui papan ketik wirelees.dengan peralatan ini , para perusahaan tersebut menjanjikan penghematan tenaga kerja.







@ kasih background untuk layar anda caranya :
  • Klik format
  • Background
  • Fill effect
  • Klik tekture (pilih slh satu)
  • ok

bahan ajar IPA SMK

http://www.ziddu.com/download/20823837/kelas10_smk_ipa_suparwoto.pdf.html 

Bagi siswa smk khususnya pelajaran IPA silahkan klik diatas untuk bahan ajarnya...

MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN KELAS XII


MATERI  AJAR

KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
Vertical Scroll: Tujuan Pemelajaran:
Setelah memahami konsep keseimbangan lingkungan, peserta diklat diharapkan mampu:
1. Menyebutkan perlindungan abiotik;
2. Membuat konstruksi sumur resapan;
3. Menyebutkan dan memahami perlindungan komponen biotik;
4.  Memahami sumber energi serta manfaatnya bagi manusia;
5.  Mampu melakukan konservasi dan penghematan energi;
6. Memahami sanitasi dan kesehatan lingkungan.  









A.  Perlindungan Komponen Abiotik
1.    Perlindungan Tanah
a.   Rotasi Tanaman
      Rotasi tanaman adalah kegiatan menanami lahan pertanian dengan jenis tanaman yang berbeda-beda secara bergantian.
b.   Pemupukan
 Apabila pemupukan melebihi dosis yang dibutuhkan tanaman, tanah akan menjadi lunak, yaitu mudah terbawa oleh aliran air sehingga kesuburan tanah cepat hilang.
c.   Pencegahan Erosi dan Banjir
Upaya pencegahan  erosi dan banjir dapat dilakukan dengan cara melakukan reboisasi dan melakukan tebang pilih.
Di daerah perkotaan, pengendalian aliran air atau banjir dapat dilakukan dengan cara membuat sumur resapan untuk air hujan.

image001
2.   Perlindungan Air
a.             Kebutuhan Air di Indonesia
Kebutuhan air bersih dapat disediakan melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
b.             Permasalahan Menurunnya Permukaan air Tanah
Untuk menanggulanginya, usaha yang dapat dilakukan ialah dengan memperbanyak daerah resapan air hujan atau sumur resapan.
c.              Permasalahan Kebutuhan Air di Kota
1.             Penggunaan air bersih yang melebihi kapasitasnya untuk dapat diperbaharui, terutama oleh industri dan rumah tangga.
2.             Pencemaran air yang disebabkan oleh limbah industri maupun rumah tangga.
3.             Kebiasaan membuang sampah ke daerah aliran air, terutama oleh masyarakat yang tinggal di daerah aliran air.
4.             Berkurangnya daerah resapan air.
d.             Pencemaran air
Kiat-kiat untuk melindungi air agar tidak tercemar antara lain sebagai berikut.
1)             Tindakan preventif, yaitu tidak membuang limbah ke badan air secara langsung.
2)             Tindakan kuratif, yaitu dengan cara pengolahan limbah.

3.      Perlindungan Udara
Perlindungan udara dilakukan dengan pemeliharaan tumbuhan hijau atau tumbuhan berklorofil di setiap lingkungan, contohnya dengan melakukan pelestarian hutan atau dengan membuat taman kota.
taman-kota
B.     Perlindungan Komponen Biotik
1.      Perlindungan Insitu
Perlindungan insitu adalah perlindungan hewan atau tumbuhan di habitat aslinya. Dapat dilakukan dengan membuat cagar alam, hutan lindung, suaka margasatwa, taman nasional atau taman laut.
badakjawa1            bunaken-reef

2.      Perlindungan Eksitu
Perlindungan eksitu adalah perlindungan tumbuhan maupun hewan dengan cara memindahkan individu yang dilestarikan dari habitat aslinya untuk dipelihara di tempat lain.
Contohnya: Kebun Raya Bogor, taman buah Mekarsari, dan Kebun Binatang Ragunan.
taken from suyamtofajar.wordpress.com
C.     Energi
1.      Macam-macam Energi
a.             Energi Matahari
b.             Minyak Bumi
c.              Batu bara
d.             Gas Alam
e.              Energi Panas Bumi
f.               Energi Angin
g.             Energi Pasang Surut (energi tidal)
h.             Energi Air
i.               Energi Nuklir
j.               Energi biomassa
k.             Kayu Bakar
2.      Teknik Pemanfaatan Energi
Untuk menggerakkan generator, dikenal dua jenis turbin, yaitu turbin mekanik yang digunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan turbin uap digunakan pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD),Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit listrik tenaga gas (PLTG), dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB).
3.      Dampak Pemakaian Energi terhadap Lingkungan
a.     Dampak terhadap Udara dan Iklim
b.      Dampak terhadap Perairan
c.      Dampak terhadap Tanah
4.      Pengguna Energi
a.     Sektor Pertanian
b.             Sektor Rumah Tangga
c.              Sektor Industri
d.             Sektor Transportasi
5.             Konservasi dan Penghematan Energi
a.     Konservasi Energi
Konservasi energi adalah usaha yang dilakukan dengan cara mengefisiensikan penggunaan energi, terutama energi yang berasal dari minyak bumi dan batu bara (bahan bakar fosil) yang disertai usaha-usaha mencari teknologi baru yang memanfaatkan sumber daya alam yang tidak bisa habis (sumber daya alam terbarui) misalnya energi matahari, air dan panas bumi.
Konservasi energi dapat dilakukan dengan empat cara, yaitu informasi, insentif, pengaturan, dan harga energi.
b.      Penghematan Energi
1)      Usaha yang dapat kita lakukan
1.        Mematikan lampu apabila tidak sedang dipakai;
2.        Mematikan alat-alat elektronik bila sudah tidak dibutuhkan;
3.        Membuka lemari es hanya bila diperlukan
4.        Menggunakan alat-alat elektronik yang hemat energi
5.        Menngunakan AC pada temperatur normal
6.        Memakai sepeda atau berjalan kaki jika pergi ke tempat yang dekat
7.        Menggunakan satu mobil untuk mengangkut beberapa orang sekaligus.
2)      Usaha yang dapat dilakukan pihak industri
a)      Menggunakan mesin-mesin seoptimal mungkin pada kegiatan produksi.
b)      Memanfaatkan sisa energi (panas) untuk keperluan lain.
c)      Mengutamakan pemanfaatan eneri dari sumber energi alternatif
D.   Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan
1.   Pengertian sanitasi
Menurut WHO, sanitasi adalah suatu usaha untuk mengawasi beberapa faktor lingkungan fisik yang berpengaruh terhadap manusia, terutama terhadap hal-hal yang mempunyai efek merusak perkembangan fisik, kesehatan dan lingkungan hidup.
2.  Ruang Lingkup Sanitasi Lingkungan
a.  Sanitasi air                       d. Sanitasi Peralatan
b.  Sanitasi Limbah
c.  Sanitasi Ruang
A.    Keseimbangan Lingkungan
Peristiwa letusan Gunung Krakatau menunjukkan bahwa lingkungan sebenarnya bersifat dinamis dan memiliki kemampuan  untuk mendukung kelangsungan hidup makhluk hidup di dalamnya yang disebut daya dukung lingkungan. Lingkungan juga memiliki kemampuan untuk mengembalikan kondisi lingkungan ke keadaan seimbang ketika lingkungan mendapat gangguan atau kerusakan sampai batas tertentu yang disebut daya lenting lingkungan. Lingkungan mengacu kepada segala sesuatu yang mengelilingi suatu organisme dan memengaruhi cara hidup organisme tersebut.
1.          Interaksi Antarkomponen Ekosistem dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan
2.             Suksesi
a.        Suksesi primer
Proses perubahan komposisi komunitas yang terjadi pada suatu kawasan yang pada mulanya hampir tidak ada kehidupan disebut suksesi primer. Organisme yang mampu tumbuh pertama kali dan kemudia membentuk suatu ekosistem dinamakan organisme pioner atau spesies pioner.
b.        Suksesi sekunder
Suksesi sekunder terjadi pada area yang mulanya ada kehidupan tetapi kemudian mengalami beberapa gangguan yang menyebabkan hilangnya komunitas yang ada di area tersebut dan hanya meninggalkan tanah yang tetap utuh.
c.         Komunitas klimaks
Komunitas klimaks merupakan komunitas yang dihasilkan dari proses suksesi.
B.     DAMPAK EKSPLOITASI BERLEBIHAN TERHADAP EKOSISTEM
1.         Fragmentasi dan Degradasi Habitat
2.         Terganggunya Aliran Energi di Dalam Ekosistem
3.         Resistensi Beberapa Spesies Merugikan
4.         Hilangnya Spesies Penting di Dalam Ekosistem
5.         Introduksi Spesies Asing
6.         Berkurangnya Sumber Daya Alam Terbaharui
7.         Terganggunya Daur Materi di Dalam Ekosistem
C.    EKSPLOITASI BERLEBIHAN PADA EKOSISTEM DARAT DAN AKUATIK
1.       Ekosoistem Darat
Penggunaan atau pemanfaatan sumber daya hutan yang berlebihan sehingga menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem tersebut dinamakan over eksploitasi hutan.
2.       Ekosistem Akuatik
Penangkapan organisme laut, seperti ikan konsumsi maupun ikan hias, dan pengambilan terumbu karang dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan lingkungan di ekosistem laut.
D.    UPAYA MENJAGA KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
Upaya menjaga keseimbangan lingkungan merupakan upaya kolektif dan melibatkan masyarakat luas. upaya kolektif yang bisa dilakukan antara lain menghemat penggunaan bahan bakar, menghentikan jual-beli berbagai spesies hewan langka, tidak membakar hutan untuk membuka lahan, menerapkan sistem bercocok tanam yang memperhatikan lingkungan, dan lain sebagainya.